Pasanggiri Pencak Silat dan Pagelaran Seni Budaya Kabupaten Bandung Barat

Pasanggiri Pencak Silat dan Pagelaran Seni Budaya Kabupaten Bandung Barat

Bandung Barat – Budayawan Seniman Seni Tradisi Kabupaten Bandung Barat dengan Fasilitas Bantuan Kebudayaan (FBK) Kemendikbud RI menggelar Pasanggiri Pencak Silat dan Pagelaran Seni Budaya di Padepokan Ciung Wanara, Paku Haji, Ngamprah.

Acara ini akan dilaksanakan selama 4 Hari, dimulai pembukaannya pada hari Kamis, 28 Oktober hingga hari Minggu, 31 Oktober 2021.

Pasanggiri Pencak Silat ini diikuti oleh kurang lebih 13 padepokan pencak silat yang tergabung dalam PPSI Kec. Ngamprah.

Adapun rangkaian acara dari Pasanggiri Pencak Silat dan Pagelaran Seni Budaya ini adalah lengseran pada hari pertama, Singa Depok di hari ke dua, Jaipongan pada hari ketiga, ditutup dengan Pertunjukan Wayang Golek.

Bah Dalang C. Rukmansyah, Ketua Pelaksana Pasanggiri Pencak Silat dalam pidato pembuka mengatakan jika acara ini diharapkan mampu menjaring bibit-bibit baru dari pencak silat.

“Budaya yang telah 2 tahun vakum ini, harus kita hidupkan lagi, agar budaya tidak dilupakan sehingga kita dapat mencari bibit baru yang bukan tidak mungkin akan hadir dari Bandung Barat”ungkapnya.

Jajaran Dinas Pariwisata dan Kebudayaan KBB serta Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik Apung Hadiat Purwoko juga turut hadir mewakili Plt Bupati Bandung Barat Hengki Kurniawan dalam acara Pasanggiri Pencak Silat ini.

“Acara ini luarbiasa, budaya harus tetap hidup, semoga kedepannya, acara seperti ini dapat dilakukan secara berkala agar para budayawan memiliki panggung unjuk diri.” katanya.

Ia juga menambahkan, agar penyelenggara dan juga peserta untuk tetap mematuhi protokol kesehatan.

“Meskipun saat PPKM sudah menurun status levelnya, tapi kita semua harus saling menjaga, silahkan tetap mematuhi protokol kesehatan, jangan lupa menggunakan masker”pungkasnya menutup pidato pembuka.t

(Ruby/infoKBB)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.